Friday, December 29, 2017

The Great 2017

Halo, 
Sebelum tahun 2017 berakhir, gue mau nyoba buat cerita atau mungkin sharing atau mungkin banyak curhat kali ya. Ya jadi maaf maaf aja kalo ceritanya terlalu panjang, berbelit belit, dan mungkin membosankan hehehe. Langsung aja kali ya.

Gue sebenernya baru ngeh sih, kebanyakan post-an gue kebanyakan terjadi diakhir akhir tahun hahaha. Gatau deh kenapa bisa begitu. Hmmm
2017 bakalan berakhir sama kaya tahun tahun sebelumnya. Gada yang mudah dan gada juga yang sangat sangat sulit. Hidup gue dari dulu juga ga selalu lurus lurus aja, halus, mulus, tanpa ada batu batu kecil maupun besar yang harus gue lewati. Justru sebaliknya. Bahkan kadang gue ngerasa ada dipesimpangan jalan dimana gue harus memilih, dan terkadang gue juga berada di jalan buntu dimana gue bener bener gatau harus kemana dan gue ga punya pilihan lain selain berhenti. 

Di awal tahun, gue disibukkan dengan penyelesaian skripsi dan tentu saja diiringi dengan tangisan dan penantian. Meskipun pada akhirnya gue berhasil melalui itu tanpa harus ada "extra effort" yang mungkin temen temen gue yang lain harus lalui. Gue juga ngalamin ganti judul, harus gonta ganti data yang kebetulan gue dapet data dengan cara beli data karena data yang gue butuhkan adalah data individu, dan dosen penguji yang tergolong "dosen sangat pintar" di bidang ekonomi. Bahkan, menuju sidang pun gue harus melewati drama kecil yang gue buat sendiri dengan teman sebimbingan gue. Hidup gue ga pernah jauh jauh dari drama kayanya yah. Selain skripsi, gue juga disibukkan dengan magang disalah satu perusahaan bumn yang alhamdulillah gue dapet pengalaman magang disana, belajar mengenal lingkungan kerja dan orang orang yang terlibat didalamnya. Gue harus berangkat pagi, pulang sore, ngerjain hal yang sama setiap harinya, dan hal hal lainnya. Dan akhirnya, dibulan juni gue resmi menyandang gelar sarjana dalam waktu kurang dari 4 tahun. Alhamdulillah.

Di pertengahan tahun, segera setelah gue mendapatkan SKL, gue langsung pulang ke kota asal gue pematangsiantar. Disanalah, gue bener bener dapet pelajaran sangat sangat berharga yang gaakan pernah gue lupain seumur hidup gue. Gue stay disana selama 3 bulan. Waktu yang cukup lama untuk pulang, karena sebelum sebelumnya gue cuma bisa pulang kurang lebih 2 minggu. Gue dapet banyak pelajaran disana karena salah satu amanah yang gue diberikan orang tua gue. Alhamdulillah, keluarga gue, keluarga besar gue berangkat menunaikan ibadah haji. 4 pasang keluarga. Yang mana artinya gue dapat amanah jaga rumah, jaga adek, jaga nenek, dan bertanggung jawab atas segalanya selama orang tua gue masih ditanah suci. Jujur, pada waktu itu gue sering nangis apalagi diawal awal. Cemas, takut, gelisah, semua gue rasain. Dan salah satu hal yang sulit yang harus gue hadapi adalah diremehkan, disepelekan. Sering kali gue dianggap ga bisa melakukan suatu hal hanya karena mereka ga pernah ngeliat gue ngelakuin hal itu. Terkadang mendengarkan kata orang lebih menyakitkan dari fakta itu sendiri. Tapi, mungkin ini bukti kalo Allah sayang sama gue. Allah mengizinkan gue untuk belajar sabar, menghadapi orang tua, ngurusin orang tua. Gue sangat bersyukur dikasih kesempatan seperti ini. Emang udah takdirnya untuk terjadi hal yang seperti ini, dan gue gakan pernah lupa.

Pelajaran yang gue dapatkan adalah, sabar itu tak terbatas. Gada yang bisa ngukur tingkat kesabaran seseorang. Mungkin kamu bisa lelah, kamu juga bisa berhenti untuk istirahat, tapi jangan pernah berhenti untuk tidak melanjutkannya, untuk hal hal baik dan yang lebih baik. Jangan pernah berhenti berdoa, jangan pernah putuskan doamu untuk orangtuamu. Doamu lah yang meringankan beban dan sangat membantu mereka di akhirat nanti. 

Di hari kedua keluarga gue kembali ke tanah air, berita duka gabisa dihindari. Selama keluarga gue di tanah suci, gue sm sepupu gue jagain nenek gue. Nenek gue sakit selama anak anaknya disana. Terima kasih untuk sanggup bertahan hingga anak anakmu pulang. Maaf belum bisa jadi cucu yang baik, yang sungguh sungguh ngerawat, dan maaf sangat sangat maaf. Mungkin terlalu banyak penyesalan dalam diri gue sendiri dalam hal ini. 

Gue lanjut ke akhir akhir tahun. Di akhir september, gue kembali ke bogor. Kembali ke dunia nyata gue. Gue harus wisuda, ambil ijazah, cari kerja, dan gue harus benar benar berjuang. Bahkan akhir tahun gue pun tidak bisa berjalan mulus. Hubungan percintaan yang selalu bertemu persimpangan dan jalan buntu pun harus gue alami. Lebay sih, tapi that's the fact. Kisah cinta gue emg selalu penuh drama sih hahaha. Tapi ya itu, gue selalu mendapatkan pelajaran berharga. Mungkin, tema pelajaran gue ditahun ini adalah sabar. Gue bener bener ngerasa harus sangat ekstra sabar di tahun ini. Sabar menunggu, menanti, menghadapi sesuatu yang bahkan gue gatau akhir atau ujungnya. 

Satu lagi kesempatan yang gue dapatkan di tahun ini adalah, gue punya kesempatan untuk mencurahkan isi hati gue, rasa sayang gue, dan rasa terima kasih gue kepada orang tua gue yang udah berjuang begitu kerasnya untuk menyekolahkan gue, terutama untuk ayah. Semoga di tahun depan, gue udah bisa menafkahi diri gue sendiri, dan membantu meringankan beban beban yang ada, dan membantu lebih banyak lagi untuk hal apapun itu. Aamiin. Harapan gue di tahun selanjutnya adalah semoga gue bisa menjadi orang yang lebih baik lagi dan mempergunakan waktu yang gue punya dengan lebih baik lagi. Karena, setiap tahun bisa dimaknai dengan penambahan usia dan pengurangan jatah hidup di dunia. Berbuat dan berfikirlah dengan baik selama masih bisa dan mampu. 

One thing that you need to know is "you are more than you know". You are special. Don't stop exploring yourself. You never know what would happen in the future. Belajarlah selagi masih bisa belajar. Belajarlah dari semua hal. Kehidupan ini penuh dengan berbagai macam pelajaran dari berbagai sisi, dan dari berbagai pandangan berbeda. Dan konsistenlah, jangan berhenti melakukan sesuatu yang baik hanya karena sudah mendapatkan yang diinginkan. Jika suatu waktu kamu berhenti melakukan hal baik dan kamu menyadari hal itu. Maka kembalilah. Tidak ada yang salah untuk kembali melakukan hal hal baik. 

Last, thank you 2017. It's so so a great year ! 

No comments:

Post a Comment