Yeaa. I think i've ever felt this feel before.
Jatuh cinta itu berjuta rasanya. Ya benar, benar. Bahkan jatuh cinta dapat ngebuat lo berkhayal setinggi-tingginya dan memimpikan hal yang mungkin sekarang lo bakalan ketawa kalau ingat hal itu.
Jatuh cinta juga bisa ngebuat lo look like a fool. Lo bisa terlihat seperti orang bodoh dan bahkan melakukan hal-hal bodoh. Bentuk-bentuk kebodohan dari jatuh cinta ada banyak macamnya. Contohnya : waiting someone. HAHA. Karena jatuh cinta lo bisa aja nungguin orang itu berjam-jam sampe larut malam bahkan dini hari hanya untuk bertemu dengannya. Oh, Atau mungkin yang sering terjadi, nungguin orang itu sadar kalo lo cinta banget sama dia. Looks like a movie, right ?
Drama. Jatuh cinta juga bisa penuh dengan drama. Mana yang lebih menyenangkan ? Melihat drama cinta sepasang anak remaja yang masih tergolong ABG atau drama cinta sepasang orang dewasa berumur 20 tahunan ? Menarik. Dua-duanya menarik. Mungkin sepasang remaja yang sedang jatuh cinta akan memiliki banyak tanggal yang harus ditandai setiap bulannya. Tanggal jadian? tanggal bertengkar? Atau tanggal-tanggal lainnya ?
Lalu? Bagaimana dengan kisah cinta sepasang orang dewasa? Yang paling gue sadari ketika lo berhubungan dengan seseorang diumur yang sudah tergolong dewasa adalah, lo ga bakalan mudah ngucapin kata putus. Lo pasti ngerasa kalau putus bukanlah solusi terbaik yang lo punya. Bahkan, punya pikiran untuk putus aja engga ! Kenapa sih hal yang seperti itu bisa terjadi? Mungkin lo lebih baik nanya sama orang yang in relationship. Because now I'm not *ups sorry jadi curhat gue . HAHA.
Karena udah terlanjur, gue mau cerita sedikit mengenai jatuh cinta versi gue.
Oke, I will start it.
Selama duduk dibangku sekolah, gue lupa udah berapa kali jatuh cinta dan berapa jatuh cinta gue itu berbuah menjadi sebuah hubungan called pacaran. Yang pasti, jatuh cinta itu indah sekaligus menyakitkan kalau akhirnya berujung php atau putus. Tapi, hal itu indah. Benar-benar indah. Menangis dan tertawa itu indah bukan? Merasakan sesuatu yang benar-benar berasal dari hatimu sendiri itu indah. Lo bisa tertawa sekeras-kerasnya atau lo bisa nangis sehisteris-histerisnya. Oh, gue pasti pernah ngerasain hal itu. Di sekolah apalagi. Nangis bombay juga gue pernah. Lucu. Gue pengen ketawa nginget hal itu sekarang. Yaa itu juga salah satu bentuk kebodohan dari jatuh cinta hahaha. Ohya, bahkan gue pernah bertengkar lewat sosial media gara-gara satu cowok yang gue suka sejak gue SMP. Drama. Drama banget. Udah bisa kali ya dijadikan FTV . Maki-makian sama cewek lain lewat sosial media sampe bawa-bawa nama ikan teri dan ikan kecebong. Ada aja memang hal yang seperti itu. Oke. Cukup cerita masa sekolah gue.
Kuliah. Selama kuliah hmmm . Sekali ? Atau dua kali ? Atau bahkan lebih ? I don't think so.
Yang pasti, yang sangat-sangat jelas , gue pernah jatuh cinta ditahun pertama gue kuliah. Tepatnya disemester dua perkuliahan. Gue gatau kenapa gue bisa jatuh cinta sama orang itu. Mungkin karena dia terlihat kharismatik. Yang jelas, jatuh cinta gue kali itu bisa ngebuat gue move on dari yang lama. Gue merasa lebih termotivasi. Padahal ya kayanya orang itu gatau gue jatuh cinta sama dia.Kenapa ? karena dia juga sibuk jatuh cinta sama orang lain. Ga masalah. Gue banyak belajar dari hal itu. Jatuh cinta kali itu, bisa ngebuat gue keluar dari lingkaran masa lalu yang gue terjebak di dalamnya. Lingkaran rasa sakit yaaaaang sangat sangat sulit buat dilupain. Indah bukan ? Jatuh cinta kali itu juga ngebuat gue berkhayal setinggi-tingginya. Berkhayal gue bakalan ketemu keluarganya, berkhayal masa depan gue bakalan gimana kalo gue nikah sama dia, bahkan berkhayal gimana ntar tampilan anak gue kalo nikah sama dia. Lucu. Sekaligus indah :) Tapi hal itu berakhir, dan ga menimbulkan penyesalan sama sekali didiri gue. Akhirnya ? Hahaha . Sekarang dia pacaran sama cewek yang dia damba-dambakan. Nice. Gue seneng, gue bahagia mereka bersama. Kenapa ? Karena gue ga butuh jatuh cinta lagi sama dia. Hahaha. So that story stop there.
And next, I don't know exactly does it can called love or not . Gue gatau perasaan gue sekarang ini cinta atau bukan. Ngerasain kalau ini jatuh cinta aja gue gatau. Atau mungkin hal ini lebih dari cinta sampe gue ga bisa ngungkapin lewat kata-kata? Tapi, ini indah, menyakitkan, and it makes me very curious about the end. Gue ngerasa lagi dipermainkan sama takdir dan waktu. Kalo ditanya , gue gatau harus ngelakuin apa saat ini , gue gatau. Jujur, gue gatau harus ngelakuin apa. Yang pasti, galau diumur 20an gabisa dibandingin sama galaunya anak remaja yang lagi jatuh cinta. Beda. Benar benar beda.
Lo harus berusaha buat ga negative thinking walaupun hal itu belum tentu positive, and well you must always have that positive thinking kalo lo gamau ngerusak hubungan lo sama dia. Tingkat pengertian dan pemahaman lo tentang dia bakalan semakin tinggi. Bukan lagi tentang perhatian ataupun waktu yang harus lo habiskan bareng dia, apalagi untuk tanggal-tanggal penting tentang kalian yang harus lo inget. Engga. Lo mungkin aja harus menghitung ketika ditanya lo udah berapa lama sama dia. Lo juga bakalan lupa sama kodrat kalo cewek seharusnya nunggu, dicari, dan bahkan dikejar.
Lo bakalan lupa sama hal - hal itu. Yang lo inget adalah lo harus berusaha yang terbaik untuk diri lo sendiri dan dia juga ngelakuin hal yang sama sampai akhirnya kalian bisa bersama dengan status yang lebih jelas dan sah. Mungkin pemikiran gue ada yang sama kaya orang lain. Atau juga sangat-sangat kontras dengan yang lain. Yaa that's all that I thought . Mungkin sekarang lo lagi ngejalanin hubungan yang gabisa dibilang pacaran dan gabisa juga cuma disebut sebagai teman biasa. itu....bisa ga sih itu disebut cinta juga ? Bisa. Mungkin itu cinta. Mungkin lo lagi jatuh cinta. You can't do anything but enjoy it. If it's a pain, so enjoy it. If it's a joy, just enjoy it too. Like I said before, jatuh cinta itu indah. Jatuh cinta itu pelajaran. Belajar memahami, mengerti, sabar, menahan emosi, positive thinking, dan hal-hal lainnya.
So, are you dare to falling in love ?
31 Januari 2016
00.00