"Karena hati tak perlu memilih,
ia selalu tahu kemana harus berlabuh".
-Perahu Kertas-
Film Indonesia : Perahu Kertas
Diperankan oleh : Maudy Ayunda dan Adipati
Adaptasi dari novel : Perahu Kertas, Karya Dewi Lestari
Salah satu film indonesia yang bisa ngebuat gue nangis tiap kali nonton filmnya. Dua anak manusia yang sedang mengejar mimpi-mimpi mereka. They do the two things I do in my life. Writing and painting.
Perfect couple. Tak selalu ada, tapi saling melengkapi. And Kugy is a very unique person. How she is, how she dressed. An interesting woman. Kugy hobi menulis, dan Keenan lah sang illustrator dongeng-dongeng Kugy. Film ini menceritakan tentang keluarga, sahabat, cinta, dan juga mimpi.
Keluarga yang selalu ada bahkan ketika lo ga bersama mereka.
Sahabat yang selalu kembali meskipun lo udah bertengkar berkali-kali.
Cinta yang selalu hadir meskipun harus melewati jalan yang berliku-liku sekalipun.
Dan mimpi yang tak akan pernah hilang sebelum lo mencapainya.
Lesson learn. Banyak pelajaran yang bisa dipelajari dari film ini. Seperti, jangan memaksakan hal apapun yang ga ada dihati lo. Mungkin lo bisa menjalaninya, tapi hati lo nolak. Selalu ingin berhenti. Selalu menghitung waktu "kapan hal ini akan berakhir ?". Berharap waktu akan berjalan dengan cepat agar semua hal itu selesai dan lo bisa melakukan hal lain yang lo suka. Seperti perkataan Keenan ke Kugy dihari pertama mereka bertemu, ketika Keenan tahu Kugy bercita-cita ingin menjadi penulis dongeng tetapi sebelum itu Kugy harus sukses dulu dikarir yang lain. He said "jadi kamu mau berubah jadi orang lain dulu baru jadi diri kamu sendiri ?". Satu lagi, ketika Kugy mulai memasuki dunia kerja dan ia bekerja di kantor advertisement. It's okay. Dia bertahan dengan segala kreatifitasnya dalam membuat konsep iklan tapi hal itu ga bertahan lama. Di tengah perjalanan, ia kembali bertemu Keenan dan she start dreaming again. Kugy kembali menulis dongeng dan mulai kelabakan dengan kerjaan kantor. Dan kembali, Kugy selalu kembali menjadi dirinya sendiri ketika bersama Keenan. Like when she said in her letter for Keenan :
"Karena bersama kamu, aku tidak takut lagi menjadi pemimpi.
Karena hanya bersama kamu segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada"
This film is full of quotes. And I love that.
Love story. Sedikit complicated, maybe. Berliku - liku. Tapi, selalu kembali. Tak bisa dipaksa. Meskipun sudah dicoba. Cinta.
"Pada akhirnya, tidak ada yang bisa memaksa. Tidak juga janji, atau kesetiaan. Tidak ada. Sekalipun akhirnya dia memilih untuk tetap bersamamu, hatinya tidak bisa dipaksa oleh apapun, oleh siapapun".
- Dee Lestari, Perahu Kertas -
17 September 2016
23.20


