Saturday, December 5, 2015

Doaku , Ayah , dan Ibuku

Malam ini saya mau sedikit sharing tentang kehidupan pribadi saya . Tepatnya keluarga saya . Tidak terlalu dalam , hanya berisi doa saya untuk kedua orangtua saya

Tahun ini , umur saya 20 tahun . Ayah saya berumur 48 tahun dan ibu saya berumur 47 tahun . Serta saya memiliki adik laki-laki yang berumur 18 tahun .

Saat ini saya sedang menjalani tahun ketiga kuliah saya . Yang berarti , tahun ini adalah tahun ketiga saya hidup diperantauan tanpa kedua orangtua saya . Begitu juga dengan adik saya . Adik saya juga sedang menjalani tahun pertama kuliahnya di kota yang sama dengan saya . Sampai saat ini saya baru 3 kali pulang ke kampung halaman saya , yaitu kota Pematangsiantar . Jarak yang saya tempuh cukup jauh untuk mencapai kampung halaman saya . Kalau dihitung - hitung akan memakan waktu kira kira 9 - 10 jam . Darmaga - Bogor ( 1 jam ) , Bogor - Bandara Soekarno-hatta ( 2 jam ) , Bandara Soekarno-hatta - Bandara Kualanamu ( 2,5 jam ) , Kualanamu - Pematangsiantar ( 3 jam ) . Selama kuliah saya lebih sering bertemu dengan ayah saya , karena ayah saya sering dinas keluar kota sehingga beliau selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan anak - anaknya . Sedangkan saya dengan ibu saya hanya bisa bertemu ketika saya pulang ke Pematangsiantar . 
Saya memiliki sifat yang berbeda dengan adik saya . Mungkin adik saya lebih sering saling memberi kabar kepada orangtua saya dibandingkan dengan saya . Jika adik saya memberi kabar setiap hari , saya terkadang hanya memberi kabar seminggu sekali . Itupun jika orangtua saya yang pertama kali menelepon saya . Belakangan ini , saya sering berkabar dengan orangtua saya apalagi ketika saya sedang ada jeda kuliah .

Kenapa ?

Hidup diperantauan itu terkadang tidak mudah . Apalagi ketika Anda sedang sakit ataupun orangtua kalian sedang sakit . Dulu , sewaktu saya masih tinggal bersama orangtua saya , baik saya sedang sakit maupun sehat , ketika saya pulang kerumah makanan pasti sudah tersedia di meja makan . Dan ketika sedang sakit , ibu saya pasti merawat saya . Menyuapi saya makan dan membuatkan teh hangat untuk saya .  

Mungkin banyak hal yang saya sesali selama saya masih tinggal bersama kedua orangtua saya . Saya merasa saya kurang memberikan waktu saya untuk mereka . Saya masih asik dengan diri sendiri dan lebih sering keluar menghabiskan waktu bersama teman - teman saya . Padahal orangtua dirumah selalu menunggu saya pulang dan ingin menghabiskan waktu untuk saling berbagi cerita . Saya juga menyadari saya sering sekali mengeluh ketika orangtua saya meminta saya membantu mereka membersihkan rumah ataupun memasak . Jujur , ketika saya masih tinggal dirumah , saya tidak bisa memasak . Jadi , apa yang ingin saya makan , saya selalu meminta kepada orangtua saya . 

Belakangan ini , saya sering mendengar kabar dari teman - teman saya bahwa ibu atau ayah mereka sedang sakit . Jadi terkadang mereka tidak masuk kuliah ataupun jarang mengikuti kegiatan non-akademik demi menjaga orangtua mereka . Bagaimana dengan saya ? Bagaimana dengan kami yang hidup diperantauan dan tinggal jauh dari orangtua ? Kami tidak bisa langsung berlari dan membeli tiket pulang untuk melihat orangtua kami . 

Ayah , Ibu . Ku doakan agar kalian sehat selalu di sana . Semoga Allah memudahkan jalan kalian . Semoga Allah memberikan kalian kesehatan dan tidak kekurangan apapun . Maafkan anakmu yang mungkin masih durhaka dan belum bisa memiliki cukup waktu untuk menjaga kalian . Maafkan anakmu yang tak akan pernah bisa membalas semua apa yang telah kalian lakukan dan berikan kepada kami . 

Tuhan ,
Tolong jaga Ayah dan Ibuku disana
Aku sangat mencintai mereka meskipun aku tak pernah menyatakannya
Berikan mereka kemudahan , berikan mereka kebahagiaan
Bukakan pintu surgamu untuk mereka 
Aamiin

No comments:

Post a Comment